Shining Indonesia, Shining The World, Save The Future Generation

Kamis, 06 Agustus 2015

Memilih karena Benar

Maraknya PILKADA 2015  menarik perhatian masyarakat Kawanua. Berbagai lapisan warga sampai pelosok akan menjadi saksi pesta demokrasi di Sulut. Siapakah kelak suksesor pimpinan daerah setelah pemerintahan Sarundajang berakhir. Akankah terjadi estafet kepemimpinan yang mulus di bumi Nyiur Melambai yang bermuara pembangunan masyarakat. Bukan kemenangan kelompok atau klan apalagi jika direduksi menjadi kemenangan pribadi.  
Maya Rumantir yang berpasangan dengan Jenderal Glenny Kairupan sebagai Cagub-Cawagub, menilai, Pemilu kali ini akan berlangsung  ketat. Magnetnya sudah terasa, meski pemilihan masih berlangsung  5 bulan lagi, tapi suasana dukung mendukung antarkandidat mulai bermunculan. 
“Saya berharap Pilkada ini disambut  dengan kegembiraan pesta demokrasi, bukan membuat masyarakat takut dan tersekat-sekat. Fokusnya bagaimana demokrasi yang berlangsung  memberi manfaat bagi kebaikan  masyarakat,” imbuhnya.
Sebagai satu-satunya Cagub Perempuan, Maya pun mengajak seluruh masyarakat Kawanua memilih pemimpin yang benar, jujur, bermoral   yang siap hadir di tengah rakyat sebagai pelayan bukan ingin dilayani. Caranya memimpin pun harus konsisten pada rakyat kecil, dan memberi solusi setiap persoalan agar kehadirannya berkontribusi mendatangkan perubahan bagi kemajuan bersama. “Konsepnya sederhana saja, selalu melibatkan masyarakat yang menjadi kunci dari pembangunan yang  akan kita laksanakan mulai strata terbawah di pedesaan sampai pemegang kebijakan. Ini tidak boleh dilupakan,” terangnya.
Di tempat terpisah, Andrea Mamoto (23 th), karwayan swasta di Manado, mengungkapkan dirinya berharap Pilkada bisa membawa perubahan pada kualitas kehidupan yang lebih baik dari waktu ke waktu. “Saya hanya mengharapkan adanya perubahan kualitas kehidupan lebih baik dari kemarin. Dan diantara calon beredar, saya melihat sosok Maya-Glenny pas memimpin 5 tahun kedepan karena memiliki visi misi membangun dan memajukan Sulut dengan cara sederhana tapi konsisten dan bermutu,”  katanya.
Apapun itu, yang pasti suara rakyat yang  sangat menentukan nasib Bumi Nyiur Melambai kedepan.  Akankah muncul sejarah baru suksesi di Sulut  memberi dampak positif bagi kesejahterahan masyarakat.  Jawaban ditunggu sampai pilkada berlangsung 9 Desember 2015. (Fajar Gloria Sinuraya/fer)

0 komentar:

Posting Komentar